Perayaan 10 Tahun Rock In Celebes Menghadirkan Line Up Berwarna

Tahun ini, festival Rock In Celebes memasuki usia 10 tahun. Festival ini muncul ke permukaan bukan tanpa sebab. Bermula dari sebuah gigs reguler bernama Chambers Show sejak 2004, hingga berkembang di tahun 2010 menjadi sebuah medium festival bernama Rock In Celebes.

Dalam perjalananya hingga tahun kesepuluh, berbagai inovasi terus dihadirkan Rock In Celebes setiap tahunnya. Begitu juga dari sisi penampilannya sendiri, Rock In Celebes selalu berevolusi menjadi bentuk yang diinginkan untuk banyak orang. Oleh karena itu, Rock In Celebes tidak hanya menampilkan jenis musik tertentu di setiap perhelatannya. Tujuannya agar festival ini bisa dinikmati lebih banyak orang atau oleh siapa saja, tidak memandang jenis musiknya apa. Tetapi lebih kepada bahwa musik adalah salah satu bahasa yang sangat universal, di mana musik bisa menyatukan perbedaan pandangan dan pendapat, musik bisa menyatukan banyak orang. Dan yang paling penting adalah Rock In Celebes ingin memperlihatkan musik itu sangat menyenangkan bila dinikmati dengan beragam jenisnya.

Musik adalah perayaan sedangkan festival adalah rumah ibadah tempat perayaan itu dilangsungkan. Rock In Celebes punya kesempatan berdiri sama tinggi dengan festival-festival yang berada di kota-kota besar dan pusat industri musik lainnya.

Tak mudah bagi sebuah festival musik untuk dapat terus bertahan. Permasalahannya sangat kompleks jika membicarakan bagaimana sebuah festival musik dapat terus menjaga konsistensinya. Salah satu hal yang sangat penting untuk terus dijaga adalah semangat. Atas dasar semangat itu, Rock In Celebes masih ada hingga saat ini. Peranan para penikmat musik yang selalu setia menunggu festival ini juga menjadi salah satu semangat yang terus ada.

Perayaan festival Rock In Celebes kesepuluh tahun ini akan digelar selama dua hari, 23 – 24 November 2019, di tiga panggung di sebuah ambalat seluas 5 hektare di bagian utara kawasan Trans Studio Mall Makassar. Dengan menampilkan banyak warna kebaruan bagi belantika musik di Indonesia, seperti yang baru saja merilis album atau yang namanya santer dibicarakan di mana-mana, termasuk artis dan band lokal yang progresif.

Lebih dari 50 nama musisi dan seniman visual yang akan tampil, di antaranya Padi Reborn, NTRL, E.H.G, Seringai, Efek Rumah Kaca, Rocket Rockers, Kelompok Penerbang Roket, Deadsquad, Feast, Kunto Aji, The Adams, Fiersa Besari, Reality Club, Tashoora, Manjakani, Hondo, Feel Koplo, Jogja Noise Bombing, Kapal Udara, TOD, Frontxside, Makassar Rocksteady, Speed Instinct, Natinson, Eisen, Gyant Hidayah & The Big Jump, Fandy WD, Wild Horse, Senograft, Discern Middle, Kaze, Cornerkick, Deruh, Wonderkids, Sun, Softxx, Hestraight, Latter Smil, Art2Tonic, Orkes Fian Rynaldi Featuring Inggrid Beatrix, Jasmine Risach, & Fisca, Fictive Order, Uvisual (Visual Artis), Syahrasi (Visual Artist), Benang Baja (Visual Artist), Verisaerisa (Visual Artist), Misbo (Visual Artist), Halilikhsan (Visual Artist), Daridill (Visual Artis).

Untuk tiket festival utama tersedia beberapa kategori dengan harga: Presale (Rp.100.000), Normal (Rp.125.000), On The Spot (Rp.150.000), dan VIP (Rp.350.000). Semua tiket berlaku selama 2 hari dan sudah termasuk pajak. Tersedia secara online di website rockincelebes.com, serta offline tiket box di Chambers Shop, semua Issue Shop, Trans Studio Mall, Madama Radio dan I-Radio Makassar.

Informasi terkini bisa mengunjungi website rockincelebes.com dan media sosial (Instagram, Facebook, Twitter dan Line) @rockincelebes. Bagi yang ingin berkorespondensi untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi melalui email: info@rockincelebes.com, atau melalui pesan langsung ke akun media sosial.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan