Makassar
-

Island Echoes
Island Echoes adalah sebuah pentas kolaborasi internasional yang mempertemukan seniman dari Denmark, Norwegia, Kepulauan Faroe, dan Indonesia (Sulawesi Selatan). Island Echoes – Tubuh, Tanah dan Laut adalah proyek seni pertunjukan multidisiplin yang diproduksi oleh Convoi Exceptionnel bersama kolektif Prolog Ecosystem. Proyek ini terinspirasi dari pertemuan lintas budaya antar negara kepulauan dan keberagaman sejarah serta identitas…
-

Sampah Makassar dari Sudut yang Lain
Saya Manashree Krishnan, yang biasa dipanggil Mana, mahasiswa di National University Singapura (NUS) yang tertarik soal pemecahan masalah dan keberlanjutan. Pada tahun 2025, saya melakukan perjalanan selama sebulan ke Makassar, di mana saya menyaksikan langsung bagaimana polusi plastik tetap menjadi tantangan yang terus berkembang dan terlihat di berbagai ruang hidup sehari-hari. Keberadaan polusi plastik tidak mungkin diabaikan, terutama di sepanjang…
-

Gerbong Pesan-pesan – Sekilas Catatan Pemeristiwaan MB 2023 dari Jarak Jauh
Saya merasa senang dan bangga berkesempatan untuk ngobrol dengan teman-teman Kolektif Videoge Labuan Bajo terkait sebuah buku. Saya senang karena dapat kesempatan untuk menyelami hasil renungan sejumlah penulis yang tertuang dalam buku yang reflektif berkenaan dengan pengalaman mereka. Juga bisa mengalami letupan-letupan di pikiran yang terkadang mendorong untuk berhenti sejenak. Merenung. Bahkan membaca ulang beberapa…
-

Bakkā Pamerkan Dua Puluh Karya
Makassar Biennale (MB) menggelar pameran bertajuk “Bakkā”, yang berlangsung 20 – 23 Agustus 2024 di The Wall by Prolog Ecosystem, Jalan Sumba, Makassar. Ekshebisi ini menampilkan dua puluh rancangan karya dari 20 peserta lokakarya yang digelar sejak 5 Agustus 2024. Seluruh peserta berasal dari tujuh wilayah: Makassar, Nabire, Labuan Bajo, Parepare, Pangkajene dan Kepulauan, Jayapura, dan…
-

Press Release Makassar Biennale 2023
Makassar Biennale (MB) segera digelar dan dibuka pada 9 September 2023. Ajang seni rupa internasional dengan tema abadi Maritim ini akan berlangsung hingga 30 Oktober 2023. Agenda residensi, pameran, lokakarya, wicara seniman, simposium, dan beragam program lainnya akan diisi oleh seniman, praktisi, dan warga di lima kota, yakni Makassar, Pangkep, Parepare, Labuan Bajo, dan Nabire. Berbeda dengan…
-

“Crazy Jenry” Presentasi Karya Jenry Pasassan
Dalam satu kesempatan, Jenry Pasassan pernah berkeluh kesah tentang perkembangan ekosistem seni di Makassar yang belum memadai. Tapi ia juga berharap bahwa perubahan akan segera terjadi. Perlu ada tindakan pro aktif dari para pelaku dan orang-orang yang berkepentingan terhadap perkembangan lingkungan seni ini. Jenry membuktikan harapannya itu dengan menyajikan lima karyanya ke publik dalam pameran…
-
Jenry Pasassan Memaknai Nilai Ke-Bapak-an
Sungguh tidak mudah memang menjalani laku kreativitas berkarya seni rupa dalam medan yang tidak memiliki oleh infrastruktur seni rupa. Makassar memang kota besar, namun belum cukup dapat menopang kehidupan berkesenian. Insfrastruktur yang dimaksud bukan hanya sekadar ruang pameran yang cukup representatif yang memang juga belum ada, termasuk juga dukungan pemerintah secara berkala, apalagi kehadiran filantrofi.…
-

Riwayat Gunung dan Silsilah Laut: Sebuah Per-ingat-an
Catatan pemandu diskusi dan peluncuran buku “Riwayat Gunung dan Silsilah Laut” oleh Yermias Degei Prolog Buku ini berjudul “Riwayat Gunung Silsilah Laut: Sejarah Baru Tentang Air, Perkampungan, dan Migrasi di Makassar, Nabire, Labuan Bajo, Parepare, dan Pangkep“. Judul yang menarik. Pertanyaan yang muncul di pikiran saya ketika membaca judul buku ini adalah, “Kok gunung ada riwayat dan…

