Sekapur Sirih
-

Diskusi Buku “Asa di Selimut Duka”
Sore 4 September 2021 lalu, berlangsung bincang buku “Asa di Selimut Duka” bersama Abdul Masli, penulisnya. Perbincangan ini diawali dengan latar belakang proses penerbitan buku tersebut. Si penulis bercerita bahwa sebetulnya dia tidak pernah punya proyeksi bahwa kumpulan catatan-catatan personalnya yang ia tulis di buku catatan dan media sosial Instagram bisa diterbitkan jadi buku. Salah satu pemicunya…
-

‘Pakkuru Sumange’ dalam Dawai Sinrilik: Sebuah Respons Seni atas Kondisi Kita Hari Ini
Malam hari, seusai diskusi lomba foto “Sunset Kayak di Pantai” yang berlangsung di Studio Artmosphere pada tanggal 2 September 2021, pengunjung terlihat bercengkrama satu sama lain. Ada yang berkunjung bersama rekan-rekannya, ada pula yang datang bersama keluarga. Para pengunjung silih berganti menikmati karya yang telah terpasang di ruang Studio Artmosphere. Karya yang telah dipamerkan di lokasi…
-

Diskusi Lomba Foto “Sunset Kayak di Pantai” bersama Armin Hari
Hari kedua pelaksanaan Makassar Biennale (MB) 2021 pada 2 September diisi dengan beberapa agenda kegiatan, salah satunya adalah diskusi lomba foto “Sunset Kayak di Pantai”. Bertempatkan di Studio Artmosphere, agenda ini menghadirkan Armin Hari, fotografer sekaligus juri lomba foto ini, sebagai pembicara. Diskusi ini dihadiri lebih dari 30 orang yang berasal dari berbagai latar belakang…
-

Revisi Memori, Batu-Batu, dan Bayang-Bayang di Malam Pembukaan Makassar Biennale 2021
Pukul 19.00 WITA, malam pembukaan Makassar Biennale (MB) 2021 “Maritim: Sekapur Sirih” terasa semakin hangat dan dekat. Tamu undangan komunitas dan pengunjung semakin bertambah, berdatangan, bertemu, berbagi cerita, dan berkumpul meskipun tetap harus menjaga jarak sesuai protokol kesehatan. Sembari seniman bersiap-siap untuk tampil, pengunjung yang semakin padat pun berpindah-pindah mencari tempat dan posisi nyaman mereka. …
-

Makassar Biennale 2021: Sekapur Sirih
Makassar Biennale (MB), ajang seni rupa rupa dua tahunan berskala internasional di Kota Makassar, akan digelar lagi keempat kalinya pada 1 September-31 Oktober 2021 di enam kota: Makassar, Pangkep, Parepare, Bulukumba (Sulawesi Selatan), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), dan Nabire (Papua). Tahun ini, Tanahindie dan Yayasan Makassar Biennale sebagai pelaksana utama menetapkan subtema “Sekapur Sirih”…
-

Berkerumun Mencipta Harapan
Hampir jam lima sore ketika Roberta Muyapa yang duduk di meja menghadap jalan dari lantai dua Sandiwara Kopi, berusaha menenangkan saya yang barangkali terlihat gelisah, “Kawan, tidak apa-apa kita mulai agak telat eh. Biasa toh, jam karet.” Saya mengiyakan sambil memalingkan wajah dari arah parkiran motor ke arahnya. Sebenarnya saya sudah tahu kalau diskusi buku…
-

Dari Hutan hingga ke Dapur; Rupa-rupa Pengobatan Warga di Bentang Wallacea
Apakah kamu punya pengalaman langsung menyembuhkan diri dengan pengobatan tradisional? Atau, kapan terakhir kali menengok ramuan herbal dan menjadikannya obat di kala sakit melanda? Dominasi sistem kesehatan modern membuat kita bergantung pada rumah sakit, dokter, dan obat-obatan kimia sebagai pilihan utama dan mungkin satu-satunya jalan dalam mencari kesembuhan penyakit. Wajar saja manusia panik ketika virus…
-

Bincang Sekapur Sirih bersama Anwar Jimpe Rachman
Kami mewawancarai Anwar Jimpe Rachman, Direktur Makassar Biennale, mengenai program pra-event Makassar Biennale 2021 di enam kota, pemilihan subtema Sekapur Sirih, serta upaya-upaya yang selama ini dilakukan Makassar Biennale dalam membangun jaringan dan melebarkan jangkauannya ke publik. Setelah pelaksanaan Makassar Biennale (MB) 2019 berhasil diselenggarakan di empat kota dan dua provinsi, kali ini MB 2021…
-

Catatan Berburu “Sanro” di Pangkep
Sekitar sepuluh menit saya menunggu Saenal di jalan poros Baru-Baru Tanga (BBT), ia segera meninggalkan Warkop Shiniki, tempat favoritnya, begitu saya menyampaikan lewat telepon kalau saya sudah di jalan masuk BBT. Penjelasan itu tentu sudah ia pahami karena sebelumnya, beberapa jam lalu, lewat pesan WhatsApp sudah menyepakati janji kalau pada Sabtu, 18 September bakal ke…
