Parepare
-

Berkerumun Mencipta Harapan
Hampir jam lima sore ketika Roberta Muyapa yang duduk di meja menghadap jalan dari lantai dua Sandiwara Kopi, berusaha menenangkan saya yang barangkali terlihat gelisah, “Kawan, tidak apa-apa kita mulai agak telat eh. Biasa toh, jam karet.” Saya mengiyakan sambil memalingkan wajah dari arah parkiran motor ke arahnya. Sebenarnya saya sudah tahu kalau diskusi buku…
-

Dari Hutan hingga ke Dapur; Rupa-rupa Pengobatan Warga di Bentang Wallacea
Apakah kamu punya pengalaman langsung menyembuhkan diri dengan pengobatan tradisional? Atau, kapan terakhir kali menengok ramuan herbal dan menjadikannya obat di kala sakit melanda? Dominasi sistem kesehatan modern membuat kita bergantung pada rumah sakit, dokter, dan obat-obatan kimia sebagai pilihan utama dan mungkin satu-satunya jalan dalam mencari kesembuhan penyakit. Wajar saja manusia panik ketika virus…
-

Ma’Bura: Di Kolong Rumah Orang-Orang Disembuhkan
Episode ini merupakan hasil wawancara peserta program penulisan dan penelitian “Menghambur Menyigi Sekapur Sirih” bersama narasumbernya. Program ini menjadi salah satu agenda menuju Makassar Biennale 2021—Maritim: Sekapur Sirih, yang berlangsung di enam kota yakni Makassar, Bulukumba, Parepare, Pangkep, Labuan Bajo, dan Nabire. Pada episode art.e.fact podcast kali ini, Hj. Munati (48), pengobat asal Kota Parepare…
-

Unjuk Rasa Warisan Nenek
Makanan dapat digolongkan sebagai seni, apabila makanan hadir untuk dikonsumsi manusia yang terwujud dalam pengalaman makan. Melalui pengalaman makan yang menghayati dan intim (aesthetic engagement), berbagai makna dapat digali oleh manusia. Keberadaan makna inilah yang dapat menjadikan makanan dapat dikategorikan sebagai seni. Berbeda jika makanan hadir sebagai seni dekoratif di mana makanan hadir sebagai tampilan,…
-

Hanya dari Enam Meter Tembok
Beberapa bangkai kapal kayu terlihat di tepi pantai Pelabuhan Cappa Ujung, Parepare, sekitar 150-an kilometer dari Kota Makassar. Di buritan kapal yang masih tersisa, anak-anak kecil kerap beradu gaya lompat di atas bangkai kapal itu. Beragam gaya dipraktikkan. Dari gaya terbang ala Supermen, sampai gaya tak karuan: ketika dada langsung menghantam permukaan laut. Saya pernah…
-

Indo Grafiti Day di Parepare
Bertepatan persiapan bedah buku “Bertahan di Tengah Gempuran Budaya Massa” karya La Oddang To Sessungriu di Gedung Taumalebbi Parepare, saya bersama kawan bernama Ian berjalan kaki menuju lokasi pelaku street art (grafiti dan mural) Parepare yang hanya berjarak satu blok dari Gedung Taumalebbi. Saya bertemu dengan para bomber (sebutan untuk pelaku street art) sedang membuat…


